Presiden Prabowo Minta Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS.(dok, fb)
GoSumatera.com - Presiden RI Prabowo Subianto memberikan atensi terhadap peristiwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Prabowo disebut telah memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus itu.
"Saat ini saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional, transparan," kata Sigit di Stasiun Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (15/3).
Sigit memastikan, pengusutan perkara ini akan dilakukan secara scientific crime investigation. Hingga kini, proses pengumpulan alat bukti dan keterangan saksi masih dilakukan.
"Yang kita lakukan tentunya tetap mengedepankan scientific crime investigation. Saat ini, kita sedang melakukan pengumpulan informasi-informasi dan informasi-informasi tersebut nantinya akan kita dalami satu per satu," ujarnya.
Andrie Yunus, disiram air keras oleh dua orang tak dikenal di Jalan Salemba I–Talang, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3) malam.
Andrie mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan 24%, akibat reaksi peradangan dari cairan air keras yang mengenai kulit. Luka tersebut terdapat pada area wajah, khususnya di sisi kanan, termasuk pada mata kanan, kedua tangan, serta bagian dada.
Meski dalam CCTV terlihat jelas, jumlah pelaku ada dua orang, tapi polisi menyebut, pelaku bisa saja lebih dari dua orang.
Kapolri Buka Posko Pengaduan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Polri membuka posko pengaduan terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Masyarakat yang punya informasi soal peristiwa tersebut bisa melapor.
"Kami juga akan membuat posko pengaduan sehingga masyarakat yang mungkin mengetahui dan kemudian ingin menginformasikan maka bisa memberikan laporan langsung ke posko pengaduan, nanti kita bimbing," kata Sigit.
Masyarakat juga tak perlu khawatir akan keselamatannya jika melaporkan tentang kejadian ini. Sigit memastikan, pihaknya akan memberikan jaminan perlindungan.
Sigit mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk mengusut kasus ini secara tuntas. Setiap perkembangan penanganan perkaranya juga diminta agar disampaikan ke masyarakat.
"Nanti secara rutin setelah ada perkembangan dari hasil pengumpulan informasi yang kita dapat, akan kita informasikan," ucap Sigit.
Apalagi, kasus ini juga telah menjadi atensi Presiden Prabowo Subianto.(**)
Komentar0