TUCoGUAlTSz7GSroTUrlBSAlGA==

Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Timur Tengah Utara NTT

Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Timur Tengah Utara NTT.(dok, net)

GoSumatera.com - Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,0 mengguncang wilayah sekitar Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (21/4/2206) pukul 10.17 WIB.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada sekitar 67 km di arah barat laut wilayah tersebut, dengan koordinat 8,99 Lintang Selatan (LS) dan 124,20 Bujur Timur (BT), yang menempatkannya di area laut atau dekat pesisir Pulau Timor.

Kedalaman gempa tercatat 31 kilometer, yang tergolong gempa dangkal dan berpotensi dirasakan di wilayah yang cukup luas di sekitarnya.

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops BPBD) Provinsi NTT dalam unggahan di akun Instagramnya, @pusdaloprovntt mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik.

Meski belum ada laporan korban maupun kerusakan, setelah gempa utama terjadi, masih ada kemungkinan muncul getaran lanjutan (aftershock). Gempa susulan ini bisa lebih kecil, tetapi tetap berisiko, terutama bagi bangunan yang sudah melemah akibat gempa pertama.

“Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi! BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Warga diminta segera mencari tempat aman dan terbuka apabila terjadi gempa susulan,” tulis Pusdalop BPBD Provinsi NTT.

“Selain itu, masyarakat diharapkan selalu mengikuti arahan resmi dari petugas berwenang serta informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.” lanjutnya.

Data dari BMKG di akun X @infobmkg, menunjukkan adanya rangkaian gempa susulan yang terjadi di wilayah sekitar Kabupaten Timor Tengah (NTT) hari ini.

BMKG menyebut jika gempa tersebut tidak berpotensi menyebabkan tsunami.

Gempa susulan pertama tercatat bermagnitudo 3,2 pada pukul 10.28 WIB, berlokasi di sekitar 62 km barat laut Timor Tengah, dengan kedalaman 44 km.

Tidak lama setelah itu, terjadi gempa kedua yang lebih kecil dengan magnitudo 2,4 pada pukul 10.48 WIB di lokasi yang sangat berdekatan, yaitu sekitar 65 km barat laut Timor Tengah, dengan kedalaman 36 km.

NTT Rawan Gempa

Dari laman BMKG, wilayah pesisir NTT merupakan salah satu kawasan paling rawan gempa bumi dan tsunami di Indonesia. Secara geologis, wilayah ini berada di zona pertemuan tiga lempeng besar dunia, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik.

Interaksi ketiga lempeng ini menciptakan zona-zona aktif yang terus bergerak, sehingga menghasilkan akumulasi energi besar di kerak bumi yang sewaktu-waktu dapat dilepaskan sebagai gempa tektonik.

Di selatan NTT terdapat zona subduksi antara Lempeng Indo-Australia dan Eurasia yang bergerak dengan kecepatan sekitar 5–7 cm per tahun, sedangkan di utara terdapat sistem Sesar naik Busur Belakang Flores (Flores back-arc thrust/FBT) yang juga aktif menghasilkan gempa kuat.

Secara historis, wilayah ini juga pernah mengalami gempa besar dan tsunami, seperti gempa 19 Agustus 1977 (M 8,3) di selatan NTT dan gempa Flores 1992 (M 7,8) di zona busur belakang yang memicu tsunami.

Data seismisitas menunjukkan bahwa gempa kuat yakni lebih besar dari M 7, tersebar di sepanjang zona FBT dan subduksi, baik pada kedalaman dangkal, menengah, maupun dalam.

Gempa seperti 14 Desember 2021 dan 3 Maret 1927 juga menunjukkan bahwa zona utara FBT tetap aktif dan berpotensi merusak meskipun tidak selalu menghasilkan tsunami.(**)

Komentar0

Type above and press Enter to search.