TUCoGUAlTSz7GSroTUrlBSAlGA==

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Gelombang 2,5 Meter Ancam Perairan Sumbar 21–24 Februari

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Gelombang 2,5 Meter Ancam Perairan Sumbar 21–24 Februari.(dok, AI)

GoSumatera.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di perairan Sumatera Barat untuk periode 21 hingga 24 Februari 2026.

Kepala BMKG Stasiun Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, mengimbau masyarakat serta pengguna jasa transportasi laut agar mewaspadai ancaman gelombang yang diprediksi mencapai 2,5 meter di sejumlah wilayah perairan.

Berdasarkan prakiraan cuaca maritim yang dirilis, kondisi pada Sabtu pagi hingga Minggu pagi, 21–22 Februari 2026, didominasi langit berawan hingga hujan ringan di berbagai titik perairan Sumatera Barat.

Wilayah yang berpotensi diguyur hujan meliputi perairan Agam–Pasaman Barat, Padang–Padangpariaman, serta kawasan Kepulauan Mentawai seperti Siberut dan Pagai.

Angin bertiup dari arah Barat Laut menuju Barat dengan kecepatan berkisar antara 7 hingga 15 knots, namun potensi peningkatan kecepatan angin di atas 15 knots perlu diwaspadai terutama di wilayah Timur dan Barat Sipora.

Memasuki periode 22 hingga 23 Februari 2026, kondisi cuaca diprakirakan meningkat menjadi berawan tebal dengan kecepatan angin yang turut mengalami peningkatan hingga mencapai 16 knots di wilayah pesisir seperti Padang dan Pesisir Selatan.

Gelombang setinggi hingga 2,5 meter diperkirakan bertahan di hampir seluruh perairan Sumatera Barat, termasuk kawasan Agam, Padang, Pesisir Selatan, serta perairan luar Kepulauan Mentawai seperti Barat Siberut dan Barat Pagai.

Pada periode 23 hingga 24 Februari 2026, meski tinggi gelombang mulai bervariasi antara rendah hingga sedang di sejumlah lokasi, ancaman gelombang tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai.

BMKG juga menyoroti potensi petir yang secara khusus berpeluang terjadi di wilayah perairan Pesisir Selatan selama periode tersebut sehingga aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan diminta meningkatkan kewaspadaan.

Selain peringatan cuaca ekstrem, BMKG merilis prediksi pasang surut air laut untuk 21 Februari 2026 guna mendukung aktivitas nelayan dan pelayaran di wilayah pesisir Sumatera Barat.

Pasang air laut diperkirakan terjadi pada pukul 07.00–11.00 WIB dan 19.00–23.00 WIB, sementara kondisi surut diprediksi berlangsung pada pukul 14.00–16.00 WIB serta dini hari pukul 02.00–04.00 WIB.

BMKG mengimbau masyarakat agar terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi lembaga tersebut sebelum melakukan aktivitas di laut demi memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran.(**)

Komentar0

Type above and press Enter to search.