TUCoGUAlTSz7GSroTUrlBSAlGA==

Dini Hari, Rumah Gadang di Tarok Dipo Bukittinggi Terbakar

Dini Hari, Rumah Gadang di Tarok Dipo Bukittinggi Terbakar.(dok, Damkar Bukittinggi)

GoSumatera.com - Kobaran api mengejutkan warga di Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (4/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. 

Dalam hitungan menit, kobaran api membesar, melahap bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu dan berdiri saling berdempetan.

Dua unit rumah tua jenis Rumah Gadang ludes dilalap kobaran api. Tak hanya itu, api juga merambat ke rumah petak yang melekat di bagian bangunan tersebut, serta menjalar ke bagian belakang rumah permanen di sekitarnya. Total, sedikitnya empat kepala keluarga terdampak dalam peristiwa tersebut.

Di tengah kepanikan warga yang masih diselimuti gelapnya pagi, personel pemadam kebakaran bergerak cepat. Sekitar pukul 04.20 WIB laporan diterima, dan hanya berselang dua menit kemudian, tim sudah tiba di lokasi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Joni Feri, dan armada Pemadam Kebakaran (Damkar) turut turun langsung ke lokasi kejadian.

“Dalam waktu kurang lebih 25 menit, api berhasil kita padamkan. Karena kawasan ini sempit dan bangunan berdempetan, potensi api meluas sangat besar. Alhamdulillah, dengan kecepatan personel, kita bisa membatasi sehingga yang terbakar memang hanya pada titik awal api, ” ungkapnya.

Sebanyak empat armada dari Kota Bukittinggi dikerahkan, dibantu dua unit armada dari Kabupaten Agam. Lebih dari 40 personel turun langsung berjibaku memadamkan api, menembus akses sempit di antara bangunan warga, ujarnya.

Menurut informasi di lapangan, jika petugas tidak segera tiba, api diperkirakan akan menjalar lebih luas dan melahap lebih banyak rumah.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, duka tetap menyelimuti warga. Empat keluarga harus kehilangan tempat tinggal mereka dalam sekejap, tepat saat sebagian besar orang masih terlelap.

Joni Feri juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam pencegahan kebakaran.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, jangan hanya menunggu respons dari damkar. Jika ada tanda-tanda kebakaran, segera laporkan sebelum api membesar. Kalau memungkinkan, miliki alat pemadam di rumah agar bisa mengantisipasi sejak dini, ” sambungnya.

Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat bahwa dalam kondisi permukiman padat, satu percikan kecil bisa berubah menjadi bencana besar dalam waktu singkat, pungkasnya.(**)

Komentar0

Type above and press Enter to search.