Gempa M7,0 Guncang Vanuatu, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia.(dok, ilustrasi AI)
GoSumatera.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 yang mengguncang wilayah Kepulauan Vanuatu tidak berpotensi menimbulkan tsunami di Indonesia.
Hingga saat ini, dampak yang ditimbulkan oleh gempa tersebut belum diketahui.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan hasil analisis terbaru menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki magnitudo M7,0 dengan kedalaman 10 kilometer.
“Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 14,00° Lintang Selatan dan 165,80° Bujur Timur, atau tepatnya di laut, sekitar 500 kilometer barat laut Port Vila, Vanuatu,” kata Wijayanto, Sabtu (24/10/2026).
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut tergolong sebagai gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas penyesaran di zona outer-rise, dekat Palung New Hebrides (New Hebrides Trench).
Sementara itu, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault.
Wijayanto menambahkan, hasil pemantauan BMKG juga mencatat satu kali aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo M6,3.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” pungkasnya. (**)
Komentar0