TUCoGUAlTSz7GSroTUrlBSAlGA==

Kemlu Urus Proses Pemulangan WNI Korban Kecelakaan Kapal di Perak Malaysia

Kemlu Urus Proses Pemulangan WNI Korban Kecelakaan Kapal di Perak Malaysia.(dok, red signal)

GoSumatera.com - Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah, menyatakan, pemerintah tengah berupaya memulangkan tujuh WNI yang tewas akibat kecelakaan kapal di perairan Barat Pulau Pangkor, Perak, Malaysia. 

Proses pemulangan baru dapat dilakukan usai identifikasi dan administrasi selesai dilaksanakan oleh pihak Otoritas Malaysia.

"Pemulangan jenazah korban akan dilakukan segera setelah proses pendataan selesai dan telah mendapatkan ijin dari Pemerintah Malaysia," kata Heni dalam keterangan pers, Senin (18/5/2026).

Di sisi lain, WNI yang selamat akan dilakukan pemeriksaan oleh otoritas Malaysia sebelum dipulangkan kembali ke Indonesia.

"Hingga saat ini para WNI yang selamat masih menjalani proses pemeriksaan oleh otoritas Malaysia," tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah WNI yang menumpang kapal mengalami kecelakaan pada Rabu (13/5/2026) di kawasan Perak, Malaysia.

Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) Negeri Perak menyatakan mereka telah menemukan 39 WNI yang menjadi korban kecelakaan tersebut. Angka ini lebih besar daripada sebelumnya yang dikabarkan sebanyak 37 WNI.

"Sejauh ini, total 39 korban telah ditemukan, terdiri atas 23 orang selamat dan 16 lainnya meninggal dunia. Informasi awal yang diperoleh pada hari pertama operasi menyebutkan jumlah korban sebanyak 37 orang, namun angka tersebut diyakini tidak akurat dan diduga masih ada korban yang belum ditemukan," ujar Direktur Maritim Negara Bagian Perak, Kapten Maritim Mohd Shukri Khotob dalam sebuah pernyataan yang dikutip di Kuala Lumpur, Minggu (17/5/2026) sebagaimana dikutip Antara.

Pihak MMEA belum mengetahui detail atau identitas kapal membawa para WNI yang diduga pendatang asing tanpa izin (PATI). Mereka hanya memastikan petugas menemukan para WNI mengapung di perairan saat hari pertama penyelamatan.

Mohd Shukri juga mengatakan seluruh jenazah yang ditemukan telah diserahkan kepada pihak kepolisian sebelum dibawa ke Rumah Sakit Teluk Intan dan Rumah Sakit Taiping untuk proses identifikasi dan penyelidikan.

Sebelumnya, pihak Kemlu mencatat 37 WNI yang menumpang kapal mengalami kecelakaan pada Rabu (13/5/2026) di kawasan Perak, Malaysia. Sebanyak 23 WNI berhasil selamat dalam kecelakaan, dan 14 orang masih dalam pencarian.

"Dari 14 orang WNI yang sebelumnya dalam proses pencarian, 7 orang telah ditemukan meninggal dunia dan saat ini berada di rumah sakit di Perak untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut oleh otoritas setempat. Hingga info ini disampaikan, 7 orang lainnya masih dalam proses pencarian," kata Heni.(**)

Komentar0

Type above and press Enter to search.