TUCoGUAlTSz7GSroTUrlBSAlGA==

Dinas Damkar Bukittinggi Imbau Warga Waspadai Potensi Bahaya Kebakaran

Damkar Bukittinggi Imbau Warga Waspadai Potensi Bahaya Kebakaran.(dok, Damkar Bukittinggi)

GoSumatera.com - Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran yang dapat terjadi kapan saja.

Himbauan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan dan kesiapsiagaan guna meminimalisir risiko kebakaran di lingkungan permukiman, perkantoran, pusat usaha, hingga fasilitas umum lainnya di Kota Bukittinggi, Selasa, (19/05/26).

Dalam himbauan yang dikeluarkan pada 18 Mei 2026 tersebut, masyarakat diminta untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan dini terhadap bahaya kebakaran.

Pemerintah menilai peran aktif masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tanggap terhadap ancaman kebakaran.

Salah satu poin penting yang disampaikan adalah perlunya pemeriksaan instalasi listrik secara berkala di rumah maupun tempat usaha. Instalasi listrik yang sudah tua, rusak, atau tidak sesuai standar menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran. 

Oleh karena itu masyarakat dihimbau menggunakan instalasi dan peralatan listrik yang telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menghindari penggunaan kabel listrik dan perangkat elektronik yang tidak sesuai standar. Penggunaan alat listrik berkualitas rendah dinilai sangat berisiko memicu korsleting yang dapat menyebabkan kebakaran besar apabila tidak segera ditangani.

Pemerintah juga mengingatkan agar masyarakat membiasakan mematikan peralatan elektronik seperti televisi, dispenser, magic com, dan alat lainnya saat tidak digunakan atau ketika meninggalkan rumah. Langkah sederhana tersebut dinilai mampu mengurangi risiko terjadinya arus pendek listrik yang berpotensi memicu kebakaran.

Dalam aktivitas rumah tangga, warga juga diminta untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan api. Kompor, lilin, maupun sumber api lainnya harus dipastikan dalam kondisi aman dan tidak ditinggalkan tanpa pengawasan. Kelalaian kecil dalam penggunaan api sering menjadi penyebab utama terjadinya kebakaran rumah.

Tidak hanya itu, masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara terbuka, baik sampah rumah tangga maupun limbah kebun. Pembakaran terbuka dinilai berpotensi menimbulkan api yang dapat merambat ke lingkungan sekitar, terutama pada kondisi cuaca panas dan angin kencang.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, masyarakat juga dianjurkan menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di rumah, kantor, hotel, restoran, rumah makan, pertokoan, serta bangunan publik lainnya sesuai ketentuan keselamatan kebakaran.

Keberadaan APAR sangat membantu dalam penanganan awal sebelum api membesar.
Selain APAR, pemerintah juga mendorong masyarakat menyediakan alat pemadam sederhana seperti karung goni basah, selimut, handuk, atau keset kaki sebagai alternatif penanganan awal apabila terjadi kebakaran kecil di rumah.

Pemerintah Kota Bukittinggi turut mengingatkan pentingnya menjaga akses jalan lingkungan agar tetap dapat dilalui kendaraan pemadam kebakaran. Jalan yang sempit atau terhalang kendaraan parkir dinilai dapat menghambat proses penanganan kebakaran dan memperbesar risiko kerugian.

Dalam upaya meningkatkan edukasi kepada masyarakat, camat, lurah, sekolah, pengurus masjid, pengelola pasar, pelaku usaha, dan kelompok masyarakat lainnya juga dipersilakan berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi untuk kegiatan sosialisasi, edukasi, maupun simulasi penanggulangan kebakaran.

Masyarakat juga diingatkan agar segera menghubungi Posko Piket Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi di nomor telepon (0752) 31113 apabila terjadi kebakaran, Kecepatan pelaporan sangat menentukan keberhasilan penanganan di lapangan.
Himbauan ini disampaikan langsung atas nama Wali Kota Bukittinggi sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap keselamatan masyarakat.

Pemerintah berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan disiplin dalam menerapkan langkah pencegahan kebakaran demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari ancaman kebakaran.(**)

Komentar0

Type above and press Enter to search.