TUCoGUAlTSz7GSroTUrlBSAlGA==

Kabar Perang Hari ke-36: Iran Tembak Jatuh 2 Pesawat AS

Kabar Perang Hari ke-36: Iran Tembak Jatuh 2 Pesawat AS.(dok, AFP)

GoSumatera.com - Memasuki hari ke-36 perang antara Iran melawan Amerika Serikat (AS)-Israel, Iran mengklaim bertanggung jawab atas penembakan jatuh dua pesawat tempur milik AS pada Jumat (3/4/2026).

Dua awak Amerika diselamatkan dan satu penerbang masih hilang setelah sebuah jet tempur berjenis F-15E Strike Eagle jatuh di atas provinsi Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad. Sementara itu menurut laporan media AS, sebuah pesawat A-10 Warthog jatuh ke wilayah Teluk.

Dilansir Al Jazeera, usai serangan terhadap dua pesawat tempur AS itu, warga Iran turun ke jalan di Teheran untuk merayakan apa yang disebut pihak berwenang sebagai keberhasilan militer besar.

Pejabat Iran mengatakan bahwa penembakan jatuh pesawat tersebut menunjukkan bahwa Teheran masih memiliki kemampuan untuk menghadapi pasukan AS dan Israel, meskipun pemerintahan Trump mengklaim bahwa infrastruktur militer Iran telah rusak parah.

Insiden-insiden tersebut menandai eskalasi signifikan dalam konflik, dengan operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung untuk awak AS yang hilang.

Kronologi Penembakan Pesawat Tempur AS oleh Iran

Pasukan AS sedang melakukan operasi pencarian dan penyelamatan untuk seorang awak yang hilang setelah Iran menembak jatuh dua pesawat tempur Amerika. Sebuah helikopter Black Hawk AS yang terlibat dalam pencarian juga terkena tembakan Iran tetapi berhasil tetap mengudara, menurut laporan media AS.

Seturut pemberitaan Al Jazeera, Iran mengatakan sebuah “sistem pertahanan canggih baru” menembak jatuh pesawat tersebut, bertentangan dengan klaim AS sebelumnya bahwa pertahanan udaranya telah dihancurkan.

Sejak perang dimulai pada 28 Februari 2026 lalu, jumlah korban terus meningkat dengan setidaknya 2.076 orang tewas dan 26.500 terluka di Iran.

Perkembangan Diplomasi Cegah Eskalasi Perang

Kantor berita semi-resmi Iran, Fars, pada Jumat kemarin melaporkan bahwa Teheran telah menolak proposal AS untuk gencatan senjata selama 48 jam. AS tidak mengonfirmasi atau mengomentari laporan tersebut, yang mengutip sumber tak disebutkan namanya.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mempertanyakan apakah AS tulus mengenai diplomasi, menuduh Washington munafik, dan meminta dunia untuk menilai “pihak mana yang terlibat dalam dialog dan negosiasi, dan mana yang dalam terorisme” setelah serangan baru-baru ini yang menewaskan istri seorang pejabat senior Iran.

Pezeshkian mengatakan ia berkonsultasi dengan presiden Finlandia mengenai ancaman Presiden AS Donald Trump untuk membombardir Iran “kembali ke Zaman Batu”, menyebut pernyataan itu sebagai pengakuan jelas atas niat untuk melakukan “kejahatan perang besar-besaran” dan memperingatkan komunitas internasional agar tidak tetap netral.

Update Eskalasi Konflik di Wilayah Teluk
Seorang warga negara Mesir tewas dan empat lainnya terluka setelah terjadi kebakaran di kompleks gas di Abu Dhabi, yang disebabkan oleh puing-puing dari serangan yang berhasil dicegat, kata Kantor Media Pemerintah.

Sementara itu di Kuwait, pihak berwenang mengatakan serangan Iran menghantam sebuah kilang minyak dan sebuah pabrik desalinasi, meskipun Teheran membantah menargetkan fasilitas air tersebut.

Di Bahrain, Kementerian Dalam Negeri melaporkan bahwa empat orang terluka dan beberapa rumah rusak di wilayah Sitra setelah serpihan jatuh dari drone Iran yang berhasil dicegat.

Dampak Ekonomi: Harga Pangan PBB Naik dan Krisis BBM Australia

Presiden Trump telah diberi pengarahan mengenai jatuhnya jet militer di Iran yang memicu operasi besar pencarian dan penyelamatan untuk seorang awak yang hilang, kata Gedung Putih. Media AS melaporkan bahwa awak lainnya berhasil diselamatkan.

Analis geopolitik AS, Phyllis Bennis, mengatakan bahwa penembakan jatuh jet tempur AS dan pencarian penerbang yang hilang dapat membuat Gedung Putih lebih sulit mempertahankan dukungan publik untuk perang, khususnya di kalangan basis pendukung Trump. Insiden tersebut “mengubah persamaan propaganda”, bahkan jika tidak mengubah keseimbangan militer, katanya kepada Al Jazeera.

Meski begitu, Trump meminta para legislator untuk menyetujui anggaran pertahanan besar sebesar $1,5 triliun untuk 2027, seiring AS menghadapi biaya yang meningkat dari perangnya dengan Iran dan komitmen keamanan global yang terus bertambah.

Update Dampak Perang di Israel

Iran meluncurkan serangan rudal ke Israel selatan, memicu kebakaran di sebuah lokasi industri di wilayah Negev. Konflik simultan di Iran, Gaza, dan Lebanon telah menelan biaya sekitar $112 miliar bagi Israel, menyebabkan retakan signifikan dalam perekonomian negara tersebut. Kehidupan sipil sehari-hari tetap sangat terganggu, dengan sekolah-sekolah di seluruh negeri tetap ditutup.

Meskipun terjadi gangguan, 78 persen warga Yahudi Israel masih mendukung perang melawan Iran, meskipun para peneliti jajak pendapat memperingatkan dukungan ini pada akhirnya dapat terkikis.

Di tengah konflik yang berlangsung, pemerintah Israel baru-baru ini mengesahkan anggaran rekor sebesar $271 miliar serta undang-undang hukuman mati yang sangat kontroversial yang menargetkan warga Palestina.

Dampak Perang di Lebanon dan Suriah

Media pemerintah di Suriah mengatakan tembakan Israel menewaskan seorang pria di provinsi Quneitra di selatan negara itu dekat Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.

Sementara itu di Lebanon, Israel menghancurkan dua jembatan penting di Lembah Bekaa Lebanon, sementara Hizbullah mengklaim bertanggung jawab atas beberapa serangan rudal terhadap tentara dan artileri Israel di Lebanon selatan.

Dampak Perang Terhadap Sektor Minyak, Energi, dan Pangan

Pemerintah Australia mendesak pengendara untuk mengisi bahan bakar di stasiun kota sebelum melakukan perjalanan jauh selama libur Paskah. Menteri Energi, Chris Bowen, mengatakan ratusan stasiun pengisian di kota-kota kecil kehabisan solar secara nasional.

Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) mengatakan Indeks Harga Pangan mereka, yang mengukur perubahan bulanan harga internasional dari sekeranjang komoditas pangan, naik 2,4 persen pada bulan Maret.

Di Pakistan, transportasi umum yang dikelola negara di ibu kota dan provinsi terpadatnya akan digratiskan selama satu bulan ke depan, kata para pejabat pada Jumat kemarin.(**)

Komentar0

Type above and press Enter to search.