TUCoGUAlTSz7GSroTUrlBSAlGA==

TNI - AU Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol Lampung

TNI AU Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol Lampung.(dok, Dispen TNI - AU)

GoSumatera.com - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI - AU) menggelar uji coba pendaratan dua pesawat tempur yakni EMB-314 Super Tucano dan F-16, pertama kali di JTTS Ruas Terpeka KM228-KM231 Provinsi Lampung.

Wakil Menteri Pertahanan Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto mengatakan uji coba pendaratan pesawat tempur berjalan sukses, juga dengan lepas landasnya berjalan aman. Uji coba ini menjadi yang pertama dilakukan di jalan tol di Indonesia.

Terkait hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan infrastruktur harus multifungsi menyusul keberhasilan uji coba pendaratan dan lepas landas jet tempur F-16 TNI AU di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka).

"Saya sering mengatakan bahwa infrastruktur itu harus punya multifungsi, multi-purpose," ujar AHY dikutip dari Antara, Kamis, (12/2/2026).

Contoh bendungan, lanjutnya, bukan hanya sebagai penyedia air baku dan pengendali banjir, tapi juga penyedia energi yang terbarukan, selain misalnya bisa untuk olahraga, untuk pariwisata.

"Jalan juga begitu. Selain untuk transportasi di darat, baik untuk manusia, barang, dan jasa, tapi kalau kuat, cukup lebar, aman, maka bisa digunakan untuk landasan pesawat (runway). Mungkin runway yang sifatnya lebih darurat (emergency) atau insidentil," kata AHY.

Negara Maritim

Menurut AHY, Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki wilayah luas sehingga setiap pulau atau daerah dapat mengoptimalkan infrastruktur seperti jalan untuk mendukung pertahanan negara.

"Tapi kalau jalan kita, jembatan kita cukup kuat, cukup lebar, andal untuk bisa didaratkan oleh pesawat-pesawat tempur misalnya, itu juga bagus untuk kebutuhan yang dinamakan sebagai defense posture, postur pertahanan terutama di sektor udara agar bisa menjangkau berbagai wilayah Indonesia, termasuk kebutuhan untuk darurat bencana dan lain-lain," kata AHY.

Menurut AHY, perencanaan pembangunan infrastruktur yang matang menjadi kunci penting dalam menghadirkan infrastruktur yang memiliki berbagai fungsi seperti Jalan Tol Trans Sumatera.

"Tentunya kalau ini dianggap sebagai bagian dari perencanaan yang matang, saya rasa seharusnya demikian. Bahwa kalau setiap rupiah yang kita keluarkan untuk infrastruktur punya berbagai fungsi dan peran, saya rasa akan jauh lebih baik bagi kita," katanya.

Jalan Tol Memiliki Nilai Strategis

Sebagai informasi, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti mengungkapkan jalan tol memiliki nilai strategis pascapesawat tempur TNI AU berhasil melakukan uji coba pendaratan dan lepas landas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka).

Wamen PU menegaskan bahwa infrastruktur jalan tol memiliki nilai strategis yang tidak hanya mendukung konektivitas, tetapi juga kepentingan nasional secara lebih luas.
Sebagai informasi, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti mengungkapkan jalan tol memiliki nilai strategis pascapesawat tempur TNI AU berhasil melakukan uji coba pendaratan dan lepas landas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka).

Wamen PU menegaskan bahwa infrastruktur jalan tol memiliki nilai strategis yang tidak hanya mendukung konektivitas, tetapi juga kepentingan nasional secara lebih luas.(**)

Komentar0

Type above and press Enter to search.