TUCoGUAlTSz7GSroTUrlBSAlGA==

Kebakaran di Samping Tugu Polwan Bukittinggi: Enam Kedai Ludes Dilalap Kobaran Api

Kebakaran di Samping Tugu Polwan Bukittinggi: Enam Kedai Ludes Dilalap Kobaran Api.(dok, defi)

GoSumatera.com - Warga Bukittinggi dikejutkan dengan terjadinya peristiwa kebakaran hebat yang melanda deretan kedai di kawasan Samping Tugu Polwan, Jalan M Syafei, Tarok Dipo, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) Sabtu (14/2/2026), sekira pukul 18.15 WIB.

Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya enam unit usaha dan menyebabkan satu warga mengalami luka bakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi, Joni Feri membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Kami menerima informasi kebakaran dan segera mengerahkan tujuh unit mobil pemadam dari Kota Bukittinggi. Selain itu, dua unit tambahan dari Kabupaten Agam turut membantu proses pemadaman,” ujar Joni Feri di lokasi.
Berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, api dilaporkan dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain, karena posisi kedai yang berdempetan.

Mayoritas bangunan merupakan konstruksi semi permanen, sehingga api mudah menjalar dalam waktu singkat.

Adapun enam warung yang terdampak kebakaran yakni Bakso Sejahtera milik Bude Ir, Nasi Goreng Wong Solo milik Eko, Ampera Putra milik Putra, Station Billiard milik Purnama Deki, Martabak Kubang milik H. Irpito, serta Kedai Rokok Fajar milik Parulian. Sebagian besar bangunan mengalami kerusakan berat dan tidak dapat diselamatkan.

Menurut Joni, proses pemadaman sempat mengalami kendala di lapangan akibat akses menuju lokasi yang sempit menyulitkan mobil pemadam untuk menjangkau titik api secara optimal.

“Akses jalan langsung ke titik api, cukup terbatas sehingga menyulitkan armada besar masuk langsung ke pusat kebakaran. Namun berkat koordinasi dan kerja sama tim, api berhasil dikendalikan sebelum merambat lebih luas,” jelasnya.

Dalam insiden kebakaran tersebut, seorang warga bernama Wijianto (42) mengalami luka bakar pada bagian punggung. Korban langsung mendapat penanganan medis dari PMI Kota Bukittinggi berupa pembersihan luka dan pemberian obat di lokasi kejadian.
Sementara, PMI juga melakukan asesmen serta bersiaga dengan ambulans untuk mengantisipasi kemungkinan korban tambahan.

Sejumlah unsur turut hadir dan membantu penanganan di lokasi, di antaranya Camat Guguk Panjang, Lurah setempat, personel TNI dan Polri, PLN, PMI, serta masyarakat sekitar yang membantu pengamanan dan evakuasi barang-barang.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih menyelidiki penyebab pasti terjadinya kebakaran. Petugas masih melakukan pendataan terkait kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi melalui Dinas Pemadam Kebakaran mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha di kawasan padat, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di limlngkungan mereka masing - masing.

Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala serta memastikan sumber api dalam kondisi aman menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa terjadi kembali.(**)

Komentar0

Type above and press Enter to search.