TUCoGUAlTSz7GSroTUrlBSAlGA==

Kapolri Suyudi Mutasi 19 Kapolda, Enam Polda di Jawa Berganti Pimpinan

Kapolri Suyudi Mutasi 19 Kapolda, Enam Polda di Jawa Berganti Pimpinan.(dok antara foto)

GoSumatera.com – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan mutasi besar-besaran terhadap jajaran perwira tinggi Polri. Dalam mutasi perdananya, seluruh enam Kepolisian Daerah (Polda) di Pulau Jawa mengalami pergantian pimpinan.

Enam Polda tersebut meliputi Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat (Jabar), Polda Jawa Tengah (Jateng), Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Polda Jawa Timur (Jatim), dan Polda Banten. Selain itu, mutasi juga mencakup 13 Polda di luar Jawa.

Perombakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP/2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Salah satu pejabat yang mendapat penugasan baru adalah Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto. Ia ditunjuk sebagai Kapolda Metro Jaya setelah sebelumnya menjabat Kapolda Maluku.

“Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.I.K., S.H., M.Si. NRP 71110415 Kapolda Maluku diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Metro Jaya,” demikian bunyi surat telegram tersebut, sebagaimana dikutip pada Sabtu (3/10/2026).

Dadang lahir pada 24 November 1971 dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Ia memiliki latar belakang reserse serta menyandang gelar guru besar Ilmu Administrasi Publik di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Ia juga pernah menjabat Wakapolda Sumatera Utara pada 2020 sebelum dipercaya menjadi Kapolda Maluku pada Agustus 2025.

Dadang menggantikan Komjen Pol Asep Edi Suheri, yang mendapat penugasan baru sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Asep sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya sejak Agustus 2025.

Asep memperoleh kenaikan pangkat menjadi komisaris jenderal pada Mei 2026. Saat itu, Kapolri yang masih dijabat Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebut kenaikan pangkat tersebut sebagai tindak lanjut arahan Presiden terkait penyetaraan pangkat Kapolda dan Pangdam di wilayah Jakarta.

Pergantian Kapolda di Pulau Jawa

Selain Metro Jaya, pergantian pimpinan juga terjadi di Polda Jawa Timur. Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol Dekananto Eko Purwono ditunjuk menjadi Kapolda Jatim.

“Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H. NRP 72080494 Wakapolda Metro Jaya diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Jatim,” demikian isi surat telegram tersebut.

Dekananto memperoleh kenaikan pangkat menjadi inspektur jenderal melalui Keputusan Presiden Nomor 82/POLRI/Tahun 2026 tertanggal 1 September 2026. 

Ia menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto, yang sebelumnya pernah menjabat Kapolda Kalimantan Tengah pada 2021–2023 dan Kapolda Kalimantan Timur pada 2023–2025.

Di Jawa Barat, jabatan Kapolda dipercayakan kepada Irjen Pol Hengki, yang sebelumnya menjabat Kapolda Banten.

“Irjen Pol Hengki, S.I.K., M.H. NRP 71010447 Kapolda Banten diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Jabar,” demikian bunyi surat telegram tersebut.

Hengki menjabat Kapolda Banten sejak Agustus 2025, ketika masih berpangkat brigadir jenderal. Posisi Kapolda Banten selanjutnya dipercayakan kepada Brigjen Pol Hendra Kurniawan.

“Brigjen Pol Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H. NRP 74060713 Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. II Sespim Lemdiklat Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Banten,” demikian keterangan dalam telegram tersebut.

Sementara itu, jabatan Kapolda Jawa Tengah dipercayakan kepada Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan. Ia menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, yang mendapat penugasan baru sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri. Ribut sebelumnya dilantik sebagai Kapolda Jateng pada Juli 2024.

Untuk Polda DIY, Irjen Pol Langgeng Purnomo ditunjuk sebagai Kapolda. Sebelumnya, Langgeng bertugas sebagai Perancang Peraturan Kepolisian Utama Tingkat I di Divisi Hukum Polri.

“Irjen Pol Langgeng Purnomo, S.I.K., M.H. NRP 72060510 Perancang Peraturan Kepolisian Utama Tk. I Divkum Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda DIY,” demikian bunyi surat telegram tersebut.

Mutasi 13 Kapolda di Luar Jawa

Mutasi juga menyasar 13 Polda di luar Pulau Jawa, mencakup wilayah Sumatera, Sulawesi, serta Indonesia bagian timur dan Bali.

Di wilayah Sumatera, sejumlah pejabat yang mendapat penugasan baru adalah sebagai berikut:

Polda Sumatera Utara: Brigjen Pol Sonny Irawan, menggantikan Irjen Pol Whisnu Hermawan yang mendapat penugasan sebagai Wairwasum Polri.
Polda Sumatera Selatan: Brigjen Pol Rony Samtana, menggantikan Irjen Pol Sandi Nugroho yang ditugaskan sebagai perwira tinggi Bareskrim di luar struktur.

Polda Riau: Irjen Pol Arman Achdiat.
Polda Kepulauan Riau: Irjen Pol Suhendri.
Polda Jambi: Irjen Pol Widodo.
Polda Sumatera Barat: Irjen Pol Jawari.

Di wilayah Sulawesi, mutasi mencakup empat Polda, yakni Polda Sulawesi Selatan yang dipimpin Irjen Pol M. Awal Chairuddin, Polda Sulawesi Tengah oleh Irjen Pol Rizal Irawan, Polda Sulawesi Barat oleh Irjen Pol Totok Suharyanto, serta Polda Gorontalo oleh Irjen Pol Nurworo Danang.

Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian timur dan Bali, jabatan Kapolda Maluku dipercayakan kepada Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) kepada Irjen Pol Reza Arief Dewanto, dan Kapolda Bali kepada Brigjen Pol Pasma Royce.

Empat Wakapolda Juga Berganti

Selain pergantian Kapolda, surat telegram tersebut juga menetapkan empat pejabat baru untuk posisi Wakapolda.

Di Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Adex Yudiswan, yang sebelumnya menjabat Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, ditunjuk sebagai Wakapolda.

Jabatan Wakapolda Jawa Barat dipercayakan kepada Brigjen Pol Rachmad Iswan Nusi. Sementara itu, Brigjen Pol Rustam Mansur ditunjuk sebagai Wakapolda Kalimantan Timur dan Brigjen Pol Hendra Wirawan sebagai Wakapolda Kalimantan Tengah.

Dalam surat telegram tersebut, para perwira tinggi dan perwira menengah yang dimutasi diperintahkan segera melaksanakan tugas di jabatan baru.

“Para pati dan pamen Polri tersebut segera melaksanakan tugas yang baru paling lambat empat belas hari terhitung mulai tanggal (TMT) ditetapkan keputusan mutasi,” demikian keterangan dalam surat telegram tersebut. (**)

Komentar0

Type above and press Enter to search.