Wako Bukittinggi: Event TBSS ke 32 Tahun 2026 Luar Biasa.(dok, Fadly Reza)
GoSumatera.com - Gelaran acara Taragak Basuo Scooterist Sumatera (TBSS) ke-32 Tahun 2026 di Kota Bukittinggi sangat spektukuler, dengan rangkaian-rangkaian acara kegiatan yang telah disusun panitia sejak 29 Agustus dengan menampilkan kendaraan scooter yang lazim disebut Vespa berbagai jenis dan tahun keluaran dipamerkan di pusat pertokoan Pasar Atas.
Ribuan orang datang untuk melihatnya, ada pengunjung wisatawan domestik maupun mancanegara dan juga warga masyarakat sekitar Kota Bukittinggi.
Tak hanya itu, beberapa Kepala Daerah dari beberapa Kota Kabupaten yang sedang ada acara di Kota Bukittinggi, datang juga melihatnya bersama Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias.
Pameran scooter berbagai jenis dan tahun keluaran berakhir Jumat, (4/9/2026) untuk selanjutnya mengikuti kontes scooter, Minggu (6/9/2026) di jalan Perintis Kemerdekaan dekat panggung utama.
Sebelum puncak acara TBSS ke 32, Sabtu-Minggu (5-6/9/2026), penghobi scooter dari luar Kota Bukittinggi sudah banyak yang berdatangan di Kota Bukittinggi untuk bersama-sama menghadiri event TBSS ke-32, ada scooterist yang datang dari Kota Palu Sulawesi Tengah, Kalimantan, Riau, Bengkulu dan daerah Kota Kabupaten di Sumatera Barat.
Semakin banyaknya scooterist tiba di Kota Bukittinggi, semakin ramai pula scooter dan pengendara maupun yang dibonceng. Sabtu malam Minggu (5/9/2026) di sekitar panggung utama menumpuk scooterist untuk menikmati hiburan musik yang telah disediakan panitia dengan menampilkan group band dari Kota Jakarta dan juga dari Sumatera Barat sendiri.
Panggung utama, tatanan sound system dan lighting pencahayaan berbagai warna, seperti konser musik, sehingga menyentak penonton untuk bergoyang sambil mengikuti irama musik dan alunan suara vocalist yang menyanyikan.
Hiburan ini diadakan di malam Minggu sampai pukul 12 malam, sehingga membuat benar-benar menghibur kawan-kawan scoterist dan juga warga masyarakat.
Dengan hastag “Satu Vespa Sejuta Saudara”, “Satu Vespa Banyak Saudara” yang mengartikan kita semua bersaudara sesama penghobi scoter. Acara dilanjutkan hari Minggu (6/9/2026) dengan berbagai agenda, puluhan scooterist sebagai peserta mengikuti kontes berbagai katagori scooter, dari katagori klasik hingga modifikasi.
Kegiatan puncak pada Minggu tersebut, pada pagi hari diadakan senam dengan iringan irama musik diikuti puluhan warga masyarakat dipandu instruktur senam, dan siang harinya suasana semakin menyala dengan kehadiran Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta, Sekda Payakumbuh Rida Ananda, dan Kapolresta BukittinggI Kombes Pol. Ruly Indra Wijayanto, Pengurus Scooter Sumatera Barat, Ketua Umum TBSS ke-32 dan undangan lainnya, hadir di tengah-tengah puluhan ribu scooteris yang memadati kawasan kegiatan.
Pada agenda rolling thunder, Kepala Daerah Kota Bukittinggi dan Kepala Daerah Payahkumbuh serta scooterist mengitari Kota Bukittinggi mengendarai scooter, mulai dari simpang kangkuang (areal kegiatan TBSS ke-32) melintasi jalan Ahmad Yani- jalan A.Rivai-Panorama dan kembali ke simpang kangkuang.
Event kegiatan TBSS ke-32 tahun 2026 ini mengusung tema “Satu Aksi Untuk Semua”, dalam event ini tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya komunitas scooter, tetapi juga melekatnya persaudaraan sesame penghobi scooter, kreativitas dan solidaritas yang mampu menyatukan seluruh para penghobi scooter.
Dengan melihat semangat panitia menggelar event TBSS ke-32 berskala Provinsi Sumatera Barat dan juga Nasional, dalam sambutannya, Wali Kota Bukittinggi, H.M.Ramlan Nurmatias,SH mengapresiasi pelaksanaan TBSS ke-32. Karena kegiatan tersebut dikemas dengan sangat baik dan mampu menghadirkan suasana yang luar biasa.
“Acara ini luar biasa, dan dikemas dengan baik. Tentu ini bisa memberikan dampak ekonomi dan meninggalkan kesan yang baik serta menyenangkan bagi para scooteris,” ujar Ramlan.
Menurutnya, keberadaan ribuan scooteris yang datang ke Bukittinggi bukan hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga memberikan efek positif terhadap perekonomian masyarakat. Seperti halnya hotel, restoran, rumah makan, pusat oleh-oleh, pelaku UMKM hingga sektor jasa ikut merasakan geliat ekonomi dari kedatangan para scooterist peserta TBSS ke-32.
Lebih lanjut disampaikannya, Bukittinggi pun tidak sekadar menjadi tempat berkumpul, tetapi menjelma menjadi ruang perjumpaan yang meninggalkan kenangan bagi para scooteris, ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Ramlan Nurmatias berharap estafet penyelenggaraan TBSS berikutnya dapat berlangsung sukses di Kota Payakumbuh. Ditegaskannya apabila Payakumbuh belum siap menjadi tuan rumah, Bukittinggi siap kembali menggelar kegiatan serupa dengan dukungan penganggaran melalui APBD, ungkap Ramlan Nurmatias.
Sedangkan Ketua Umum TBSS ke-32 tahun 2026, Fadhly Reza, mengatakan, rasa salut melihat kerjasama seluruh panitia dalam tugasnya masing-masing untuk mensukseskan event ini.
"Hal ini merupakan satu kesatuan dalam organisasi pada Forum Komunikasi Scooterist Bukittinggi Agam. Tanpa kebersamaan tidak mungkin perjalanan ini bisa sampai pada titik akhir dengan begitu indah," ungkapnya.
Fadhly juga menjelaskan, kita sebagai tuan rumah TBSS ke-32 tahun 2026 ingin menampilkan semaksimal dan berkesan juga berbeda dari TBSS sebelumnya. Diakuinya sebelum dimulainya acara, kita telah mengadakan pembahasan-pembahasan seluruh panitia untuk saling mengingatkan dan mengisi jika sekiranya ada yang terlupa, ucapnya.
Terkait mengumpulkan para penghobi scooter dari berbagai daerah bukanlah pekerjaan mudah. Namun, kekuatan persaudaraan dan kecintaan terhadap scooter mampu menjadi perekat hingga kegiatan dapat terlaksana meriah. Berkumpulnya penghobi scooter ini karena hobi dan merasakan dekatnya persaudaraan. Scooter boleh beragam, tetapi semangatnya tetap satu persaudaraan.
Penyelenggaraan TBSS ke-32 tahun 2026 diharapkan menjadi momentum yang terus dikenang sekaligus menjadi energi bagi keberlangsungan kegiatan scooterist di Sumatera pada tahun-tahun mendatang. Bukittinggi hari ini bukan hanya menjadi kota wisata. Untuk sesaat, kota ini menjadi rumah besar bagi para scooteris membuat persaudaraan bertaut dan kenangan tercipta.
Alhamdulillah perjalanan bersama telah selesai kita lalui, sebagai Ketua Umum TBSS ke-32, Fadhly Reza mengucapkan terima kasih dan mohon maaf untuk seluruh panitia, peserta, relawan, pendukung dan semua pihak yang telah memberikan waktu, tenaga, pikiran, serta isi hati dalam mensukseskan acara event ini, pungkasnya.(**)
Komentar0