TUCoGUAlTSz7GSroTUrlBSAlGA==

IHSG Anjlok 1,54 Persen ke Level 5.021, Sebanyak 499 Saham Melemah

IHSG Anjlok 1,54 Persen ke Level 5.021, Sebanyak 499 Saham Melemah.(dok, istimewa)

GoSumatera.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan pada awal perdagangan saham Jumat (30/10/2026). 

Indeks saham acuan Indonesia tersebut merosot hingga 1,54 persen ke level 5.021 pada pukul 09.24 WIB, seiring melemahnya mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Tekanan terhadap pasar saham domestik terjadi di tengah pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang berada di kisaran Rp18.094 per dolar AS.

Mengutip data RTI, IHSG dibuka melemah 0,61 persen ke level 5.066,93. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 terkoreksi 0,52 persen ke posisi 512.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat bergerak di level tertinggi 5.116 sebelum mengalami tekanan jual. Indeks kemudian merosot ke level 5.021 pada pukul 09.24 WIB.
Tekanan pasar tercermin dari dominasi saham yang berada di zona merah. 

Sebanyak 499 saham melemah, sedangkan 122 saham menguat dan 104 saham bergerak stagnan.

Aktivitas perdagangan pada awal sesi mencatatkan frekuensi transaksi sebanyak 216.000 kali, dengan volume perdagangan mencapai 8,9 miliar saham. Adapun nilai transaksi tercatat sebesar Rp1,9 triliun.

Seluruh Sektor Saham Tertekan

Pelemahan IHSG diikuti oleh koreksi pada seluruh sektor saham. Sektor barang baku (basic materials) mencatatkan penurunan terdalam sebesar 2,81 persen.

Sektor infrastruktur juga mengalami tekanan signifikan dengan pelemahan 2,74 persen. Selanjutnya, sektor transportasi terkoreksi 2,51 persen dan sektor konsumen siklikal melemah 1,91 persen.

Sementara itu, sektor properti turun 1,61 persen, sektor energi melemah 1,28 persen, sektor perindustrian terkoreksi 1,23 persen, dan sektor konsumen non-siklikal turun 1,19 persen.

Tekanan yang lebih terbatas terjadi pada sektor kesehatan dan keuangan yang masing-masing melemah 0,49 persen. Adapun sektor teknologi turun tipis 0,03 persen.

Saham BBCA Menguat, PGAS Melonjak 7 Persen

Di tengah pelemahan pasar, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) bergerak menguat 0,20 persen ke level Rp4.950 per saham.
Pada awal perdagangan, saham BBCA dibuka melemah 40 poin ke level Rp4.900 per saham. 

Saham tersebut sempat menyentuh level tertinggi Rp5.025 dan terendah Rp4.900 per saham.

Aktivitas perdagangan BBCA mencatatkan frekuensi sebanyak 13.007 kali, dengan volume 622.040 saham. Nilai transaksi saham bank swasta terbesar di Indonesia tersebut mencapai Rp309,6 miliar.

Sementara itu, saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mencatatkan penguatan signifikan sebesar 7 persen ke level Rp1.300 per saham.

Saham PGAS dibuka menguat 60 poin ke level Rp1.275 per saham dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp1.215 per saham. Dalam perdagangan awal, saham ini sempat menyentuh level tertinggi Rp1.375 dan terendah Rp1.260 per saham.

Frekuensi perdagangan PGAS tercatat sebanyak 7.215 kali, dengan volume 500.336 saham dan nilai transaksi mencapai Rp66,3 miliar.

Saham MDKA dan VISI Melemah

Di sisi lain, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengalami tekanan cukup besar dengan penurunan 6,25 persen ke level Rp1.800 per saham.

Saham MDKA dibuka turun 20 poin ke level Rp1.905 per saham. Selama perdagangan awal, saham ini bergerak pada rentang Rp1.795 hingga Rp1.905 per saham.

Frekuensi perdagangan MDKA tercatat sebanyak 3.225 kali, dengan volume 135.410 saham dan nilai transaksi mencapai Rp25 miliar.
Tekanan juga dialami saham VISI yang turun 2,94 persen ke level Rp660 per saham. 

Saham tersebut dibuka stagnan di level Rp680 per saham, kemudian bergerak pada rentang Rp655 hingga Rp680 per saham.

Aktivitas perdagangan saham VISI relatif terbatas, dengan frekuensi sebanyak 28 kali, volume 378 saham, dan nilai transaksi sekitar Rp25,6 juta.

Pergerakan IHSG pada awal perdagangan Jumat ini menunjukkan dominasi tekanan jual di pasar saham domestik. Meski demikian, sejumlah saham masih mampu bertahan di zona hijau di tengah pelemahan mayoritas saham dan sektor industri.
(**)

Komentar0

Type above and press Enter to search.