TUCoGUAlTSz7GSroTUrlBSAlGA==

Momentum 1 Abad Jam Gadang Bukittinggi Ukir Sejarah, Ribuan Warga Terhimpun dalam Pesta Rakyat

Momentum 1 Abad Jam Gadang Bukittinggi Ukir Sejarah, Ribuan Warga Terhimpun dalam Pesta Rakyat.(dok, istimewa)

GoSumatera.com - Menutup perayaan 1 Abad Jam Gadang, Kawasan pusat kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) berubah menjadi lautan manusia. Ikon kebanggaan masyarakat Minangkabau yang telah berdiri kokoh selama 100 Tahun itu tampak kokoh, walau dipadati jubelan ribuan manusia di sekelilingnya, Minggu, (21/6/2026).

Sejak pagi hingga larut malam, ribuan warga dari berbagai daerah di Sumatera Barat bahkan luar provinsi memadati kawasan Jam Gadang. Jalan-jalan utama menuju pusat kota dipenuhi pengunjung yang ingin menjadi bagian dari momen bersejarah tersebut.

Pelataran Jam Gadang yang menjadi pusat kegiatan peringatan 100 Tahun Jam Gadang tak pernah sepi. Dimulai dari awal kegiatan ini berlangsung, warga menikmati berbagai rangkaian acara yang memadukan nilai sejarah, budaya, hiburan, hingga sajian kuliner khas Minangkabau. Suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan terasa di setiap sudut kota.

Peringatan satu abad Jam Gadang bukan sekadar perayaan usia sebuah bangunan bersejarah. Momentum ini menjadi ajang pemersatu masyarakat, sekaligus sarana memperkenalkan kekayaan budaya dan identitas Kota Bukittinggi kepada masyarakat yang lebih luas.

Berbagai kegiatan yang digelar sejak 3 hingga 21 Juni 2026 ini, sukses menarik perhatian masyarakat. Mulai dari seminar nasional dan internasional, diskusi sejarah, pertunjukan seni budaya, pameran, kompetisi dan dokumentasi Jam Gadang, hingga festival kuliner tradisional, semuanya berlangsung meriah dan mendapat berbagai macam apresiasi luar biasa.

Tak hanya itu, momen peringatan 1 abad (100 tahun) Jam Gadang di Bukittinggi juga melibatkan partisipasi delegasi dan peserta dari 38 Negara. Delegasi internasional tersebut hadir dalam berbagai rangkaian acara puncak yang diselenggarakan di Kota Bukittinggi
Partisipasi internasional ini merupakan bagian dari perhelatan akbar seperti International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) dan forum internasional lainnya yang menjadi momentum pelestarian sejarah serta diplomasi budaya.

Keberhasilan penyelenggaraan peringatan 100 Tahun Jam Gadang juha mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. 

Banyak pihak yang menilai suksesnya kegiatan tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan dan koordinasi yang dilakukan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dalam membangun kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, serta para perantau Minangkabau.

Perayaan puncak kemeriahan ditandai dengan Festival Kuliner Tradisional Gratis yang menjadi magnet utama bagi masyarakat. Program yang semula ditargetkan menyediakan 20 ribu porsi makanan ternyata melebihi ekspektasi.

Berkat dukungan para donatur, pelaku usaha, komunitas, dan perantau Minangkabau, jumlah makanan yang tersedia mencapai 41.790 porsi. Selaim dari APBD, seluruh pembiayaan kegiatan tersebut berasal dari partisipasi dan semangat gotong royong masyarakat.

Antrean panjang terlihat di berbagai titik lokasi festival. Ribuan warga dengan tertib menikmati beragam sajian kuliner tradisional yang disediakan secara gratis. Saat ini, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal juga mendapatkan kesempatan emas untuk memperkenalkan produk kuliner khas daerah kepada para pengunjung.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini lahir dari semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

“Kegiatan ini dari kita untuk kita dan yang dibutuhkan adalah solidaritas, kepedulian, semangat berbagi dan kesabaran,” ujar Ramlan Nurmatias.

Pernyataan tersebut mencerminkan semangat yang menjadi ruh dari seluruh rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang. Perayaan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan rasa memiliki terhadap kota.

Bagi masyarakat yang hadir, peringatan satu abad Jam Gadang kali ini meninggalkan kesan yang mendalam. Banyak yang menilai perayaan tersebut sebagai pesta rakyat terbesar yang pernah diadakan di Bukittinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Keberhasilan menghadirkan agenda berskala nasional hingga internasional, ditambah antusiasme masyarakat yang begitu tinggi, menjadikan peringatan 100 Tahun Jam Gadang sebagai salah satu momentum kebudayaan paling bersejarah bagi Kota Bukittinggi.

Saat malam mulai larut dan keramaian perlahan berkurang, wajah sumringah tetap terpancar dari masyarakat yang hadir. Perayaan satu abad Jam Gadang telah berhasil mengubah sebuah momentum sejarah menjadi pesta rakyat yang hidup, meriah, dan penuh makna.

Lebih dari sekedar peringatan usia bangunan, 100 Tahun Jam Gadang menjadi simbol kekuatan persatuan masyarakat, kecintaan terhadap budaya, dan optimisme menatap masa depan Kota Bukittinggi.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan, masyarakat membawa pulang kenangan indah tentang sebuah perayaan yang tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga berhasil membangkitkan rasa bangga terhadap kota yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata dan pusat budaya terkemuka di Sumatera Barat.

Perayaan 100 Tahun Jam Gadang pun resmi ditutup dengan gemilang. Di tengah lautan manusia yang memenuhi jantung kota, Bukittinggi kembali membuktikan dirinya sebagai kota yang mampu merawat sejarah, menjaga budaya, dan menyatukan masyarakat dalam semangat kebersamaan yang luar biasa.(**)

Komentar0

Type above and press Enter to search.