TUCoGUAlTSz7GSroTUrlBSAlGA==

Gunung Dukono Meletus: 3 Pendaki Tewas, 2 WN Singapura dan 1 WNI

Gunung Dukono Meletus: 3 Pendaki Tewas, 2 WN Singapura dan 1 WNI.(dok BNPB)

GoSumatera.com - Sebanyak 3 dari 20 orang pendaki tewas dalam peristiwa meletusnya Gunung Dukono di Pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara. Dari ke 3 korban tersebut, 2 orang merupakan warga negara Singapura dan 1 warga negara Indonesia (WNI). 

Mereka terjebak di puncak Gunung Dukono akibat erupsi hebat yang terjadi pada Jumat (8/5) pagi tadi.

Sebanyak 3 dari 20 orang pendaki tewas dalam peristiwa meletusnya Gunung Dukono di Pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara. 

Dari ke 3 korban tersebut, 2 orang merupakan warga negara Singapura dan 1 warga negara Indonesia (WNI). 

Mereka terjebak di puncak Gunung Dukono akibat erupsi hebat yang terjadi pada Jumat (8/5/2026) pagi tadi.

Informasi dari BNPB, tim gabungan BPBD, Basarnas, dan unsur terkait terus melakukan penyisiran serta evakuasi di kawasan gunung yang tengah mengalami peningkatan aktivitas vulkanik.

Aktivitas Erupsi Tercatat 10.000 Meter, Disertai Dentuman Kuat

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa erupsi tercatat pada pukul 07.41 WIT, berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB yang dihimpun dari PVMBG.

“Tim kami bersama Basarnas terus bergerak menyisir area pendakian setelah laporan adanya erupsi dan peningkatan aktivitas visual Gunung Dukono,” ujar Abdul Muhari.

Gunung Dukono yang berstatus Level II (Waspada) menunjukkan peningkatan signifikan sejak 29 Maret 2026, dengan rata-rata 95 kali erupsi dalam kurun tersebut.

Informasi soal korban tewas juga disampaikan Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu saat dikonfirmasi wartawan. Kapolres menegaskan ketiga jenazah masih berada di puncak gunung.

“Ada 3 orang: 2 WNA 1 warga Jayapura yang sudah lama di Ternate. 15 Orang [pendaki] sudah ada di pos pengamatan, 2 orang masih di atas, dia mau ikut membantu Tim SAR untuk lakukan evakuasi,” ungkap Kapolres.

Informasi sebelumnya, WN Singapura yang menjadi korban tewas adalah Sahnaz dan Timo.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, 15 pendaki berhasil dievakuasi ke Pos Pengamatan di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, dalam kondisi selamat. 

Kapolres juga mengatakan, jarak dari pos pengamatan Gunung Dukono ke titik korban meninggal dunia diperkirakan lebih dari 10 km. Saat ini Tim SAR Gabungan masih berupaya mengevakuasi ketiga jenazah.

“Semua sudah ter-cover, tinggal yang meninggal yang mau dievakuasi, namun menunggu situasi. Yang meninggal masih di puncak, jarak dari titik pos pengamatan sekitar 10 km, sementara belum dievakuasi, lagi diupayakan,” jelasnya.

Daerah Rawan di Radius 4 Km

Gunung Dukono memiliki ketinggian sekitar 1.087 meter di atas permukaan laut (mdpl). Status Dukono saat ini di Level II atau Waspada. 

Sejak akhir tahun lalu, PVMBG sudah mengimbau agar pendaki tidak memasuki wilayah bahaya dalam radius 4 km dari bibir kawah Malupang Warirang.(**)






Komentar0

Type above and press Enter to search.