TUCoGUAlTSz7GSroTUrlBSAlGA==

Banjir Bandang Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, Akses Padang-Solok Tertutup Material Lumpur

Banjir Bandang Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, Akses Padang-Solok Tertutup Material Lumpur.(dok, tangkapan layar video)

GoSumatera.com - Banjir bandang atau galodo menerjang kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok di Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Sumatra Barat, Senin 21 September 2026 malam.

Bencana ini terjadi setelah hujan dengan intensitas lebat mengguyur wilayah tersebut. 

Material lumpur dan batu yang terbawa arus banjir bandang kemudian menerjang sejumlah fasilitas pemerintahan, rumah warga, hingga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.10 WIB itu membawa aliran air deras disertai material lumpur, batu, kayu, dan longsoran juga menerjang  kawasan perkantoran.

Material galodo kemudian menutup sejumlah akses jalan utama di sekitar kompleks Kantor Bupati Solok.

Sejumlah akun di media sosial melaporkan material galodo juga menutup ruas jalan yang menghubungkan Padang dengan Kota Solok. Arus kendaraan dari Padang menuju Kota Solok untuk sementara ditutup akibat kondisi tersebut.

Kabad Ops Polres Solok, AKP Indra Kusuma, mengatakan banjir bandang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.

"Galodo besar terjadi di kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Solok. Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melintasi jalan ini terlebih dahulu," kata Indra, dikutip Selasa (22/9/2026).

Selain merusak sejumlah bangunan, material banjir bandang juga menutup akses jalan lintas logistik yang menghubungkan Kota Padang, Kabupaten Solok, hingga Provinsi Jambi.

Indra mengatakan jalur di depan Kantor Bupati Solok tidak dapat dilalui kendaraan akibat tertutup material banjir bandang.

"Kepada seluruh masyarakat kami khususnya yang berada di Kota Padang ataupun di Kota Solok yang menuju Kota Solok dari Kota Padang untuk sementara terputus dikarenakan ada bencana alam Galodo besar," ujarnya.

"Untuk itu itu kami himbau kepada masyarakat kami untuk tidak melintasi jalan ini terlebih dahulu. Termasuk juga di Kota Solok menuju Kota Padang, karena jalur tepatnya di depan kantor Bupati Solok terputus dan tidak bisa dilintasi," tambahnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Khairul membenarkan terjadinya galodo di kompleks perkantoran Bupati Solok.

Petugas masih melakukan evakuasi dan pendataan sehingga dampak keseluruhan bencana tersebut belum dapat dipastikan.

Informasi awal menyebutkan aliran deras diduga berasal dari kawasan perbukitan atau aliran air di bagian belakang kompleks perkantoran, termasuk sekitar Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN).

Namun, penyebab pasti serta sumber aliran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kabag Ops Polres Arosuka AKP Indra Kusuma melalui video yang diunggah di linimasa Threads mengimbau masyarakat yang hendak bepergian dari Kota Padang menuju Kota Solok maupun sebaliknya untuk sementara tidak melewati jalur tersebut, ucapnya.(**)

Komentar0

Type above and press Enter to search.