Karhutla di Kalbar Kian Memburuk, Warga Salat Minta Hujan di Tengah Kabut Asap.(dok, antara)
GoSumatera.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperpanjang pelaksanaan pembelajaran dari rumah (BDR) atau secara daring bagi peserta didik akibat kian memburuknya polusi udara kabut asap. Kebijakan tersebut berlaku pada Senin, 31 Agustus hingga Jumat, 4 September 2026.
Keputusan tersebut merujuk pada surat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat Nomor 400.3/2810/DIKBUD-C tertanggal 23 Agustus 2026 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Secara Belajar dari Rumah (BDR)/Daring.
Perpanjangan BDR dilakukan sebagai langkah antisipatif menyusul kondisi kualitas udara di sejumlah wilayah Kalimantan Barat yang masih berada dalam kategori tidak sehat. Kebijakan ini juga bertujuan memastikan keselamatan dan kesehatan seluruh peserta didik di tengah kondisi udara yang kurang baik.
"Kegiatan pembelajaran BDR atau daring tetap dilaksanakan selama lima hari sekolah, yakni mulai 31 Agustus hingga 4 September 2026," kata Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri.
Kebijakan tersebut juga didasarkan pada hasil pemantauan kualitas udara di wilayah Kalimantan Barat berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat.
Dalam surat pemberitahuan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat menegaskan bahwa kondisi kualitas udara yang berada dalam kategori tidak sehat memerlukan langkah pencegahan dan perlindungan terhadap kesehatan serta keselamatan peserta didik.
Warga Pontianak Gelar Salat Minta Hujan di Tengah Kepungan Kabut Asap
Sejumlah umat muslim melaksanakan salat berjemaah memohon hujan di kompleks Masjid Agung Mujahidin di Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (30/8/2026).
Salat istisqa itu dilaksanakan di tengah kemarau panjang dan kabut asap yang menyelimuti akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan tersebut.
Beberapa dari jemaah yang melaksanakan salat di sana tampak mengenakan masker untuk menghindari paparan asap.
Warga berharap dengan turunnya hujan di wilayah Kalimantan Barat bisa membawa keberkahan dan meredam polusi kabut asap yang tengah terjadi.(**)
Komentar0