Update Korban Bencana di Agam: 190 Orang Meninggal, 25 Belum Terindentfikasi, 72 Hilang.
GoSumatera.com - Jumlah korban meninggal dampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam, hingga Rabu, (10/12/2025) sudah mencapai 190 orang, dari total tersebut sebanyak 25 orang belum teridentifikasi identitasnya oleh tim DVI RSUD Lubukbasung.
Dari total data sementara 190 orang yang meninggal itu, masing-masing korban di Kecamatan Palembayan mencapai 140 orang, di Kecamatan Malalak 14 orang,di Kecamatan Tanjung Raya 10 orang, di Kecamatan Matur 1 orang, di Kecamatan Palupuah 1 orang dan di kecamatan Ampek Nagari 1 orang.
Kepala Dinas Kominfo Agam, Roza Syefridianti, menyebutkan mayoritas korban bencana sudah dikebumikan, termasuk korban yang tidak teridentifikasi oleh tim DVI, baik yang diidentifikasi di RS Bhayangkara Padang sebanyak 17 korban yang sudah dimakamkan di TPU Bungus Padang, Rabu, (10/12/2025), termasuk 10 jenazah yang diidentifikasi tim DVI RSUD Lubukbasung, yang rencananya akan dimakamkan di TPU Pemkab Agam di Kampuang Baru,Sungai Jariang, Lubukbasung, Kamis besok.
Sementara, jumlah korban yang masih belum ditemukan sebanyak 72 orang, masing-masing di Kecamatan Palembayan sebanyak 66 orang, di Kecamatan Malalak 3 orang, di Kecamatan Tanjung Raya 2 orang dan di Kecamatan Lubukbasung 1 orang.
Sebelumnya, Kalaksa BPBD Agam Rahmad Lasmono, menyebutkan proses pencarian terhadap korban hilang masih akan dilanjutkan hingga 15 hari kedepan, sesuai permohonan yang diajukan Pemkab Agam pada Basarnas, mengingat masih banyaknya korban yang dinyatakan hilang.
Diharapkan, dalam masa perpanjangan masa pencarian terhadap para korban yang masih dinyatakan hilang tersebut, seluruhnya bisa ditemukan, baik di Kecamatan Palembayan, Malalak, Tanjung Raya dan Lubukbasung.
"Kita bersama tim SAR Gabungan akan berupaya maksimal di lapangan, mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat, “ pungkasnya.(**)
Komentar0