TUCoGUAlTSz7GSroTUrlBSAlGA==

Status Level II (Waspada), Aktivitas Gunung Talang Alami Peningkatan

Status Level II (Waspada), Aktivitas Gunung Talang Alami Peningkatan.(dok, istimewa)

GoSumatera.com - Aktivitas vulkanik Gunung Talang di Kabupaten Solok terus terpantau. Penampakan di Kawah Selatan Gunung Talang Sabtu 27 Desember 2025 terlihat mengeluarkan asap disebabkan oleh aktivitas gas vulkanik, khususnya sulfur dioksida (SO₂) dengan konsentrasi yang cukup tinggi. 

Kondisi ini merupakan fenomena yang umum terjadi pada gunung api aktif. Seiring adanya pergerakan magma ke arah permukaan, konsentrasi gas vulkanik memang berpotensi mengalami peningkatan. 

Berdasarkan hasil pemantauan dan koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Talang – PVMBG, hingga saat ini status aktivitas Gunung Talang masih berada pada Level II (Waspada) dan belum menunjukkan peningkatan status.

Himbauan kepada masyarakat:

- Masyarakat di sekitar Gunung Talang tidak perlu panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan.

- Dilarang beraktivitas di dalam radius yang telah direkomendasikan oleh PVMBG (radius 3 km) 

- Jika tercium bau belerang menyengat atau terjadi peningkatan asap, segera menjauh dari arah sumber gas.

- Selalu ikuti informasi resmi dari BPBD Kabupaten Solok, PVMBG, dan instansi terkait lainnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok  terus melakukan koordinasi intensif dengan Pos Pengamat Gunung  Api  Gunung Talang – PVMBG, pemantauan lapangan, serta langkah-langkah kesiapsiagaan dan pencegahan guna memastikan keselamatan masyarakat.

Bupati Solok Jon Firman Pandu mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang, namun tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Kami meminta masyarakat mematuhi seluruh rekomendasi dari PVMBG dan BPBD. Jangan beraktivitas di area terlarang dan segera melaporkan bila ada tanda-tanda aktivitas vulkanik yang mencurigakan.

Pemerintah Kabupaten Solok melalui BPBD telah menyiapkan langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan warga, dan hari ini kita keluarkan imbauan kesiapsiagaan terhadap aktivitas Gunung Talang guna meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat,” ungkapnya.

Bupati juga menekankan agar masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan hanya mengikuti informasi resmi dari lembaga terkait. 

Lebih lanjut, Bupati meminta kepada aparat nagari, kecamatan serta unsur relawan kebencanaan, untuk memantau kondisi wilayah masing-masing dab segra melaporkan apabila ditemukan tanda- tanda peningkatan aktivitas yang signifikan.

Pemerintah Kabupaten Solok akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas Gunung Talang dan menginformasikan setiap perkembangan kepada masyarakat. Warga di sekitar kawasan gunung diimbau untuk tetap waspada. 

Status Level II Waspada

Aktivitas Seismik Meningkat: Terjadi peningkatan frekuensi dan intensitas gempa vulkanik, yang mengindikasikan ketidakstabilan di bawah gunung.

Potensi Magma Bergerak: Menunjukkan adanya pergerakan magma atau gangguan tektonik/hidrotermal di dalam gunung.

Perubahan Visual: Terkadang mulai terlihat perubahan visual di sekitar kawah. 

Berdasarkan catatan kegempaan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI dari tanggal 1 hingga 9 Desember 2025 lalu, tercatat 101 kali Gempa Vulkanik Dalam (VT), 2 kali Gempa terasa dengan skala I–III MMI, serta 14 kali Gempa Tektonik Jauh.

Puncak aktivitas tercatat pada 10 Desember 2025 pukul 02.48 WIB, ketika terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan M 4.7 dengan lokasi 0.99° LS – 100.71° BT, kedalaman 10 km, berjarak sekitar 18 km dari Kota Solok.

Aktivitas ini ikut menjadi pemicu peningkatan tingkat kewaspadaan terhadap kondisi Gunung Talang.

Melalui evaluasi visual dan analisis data kegempaan hingga 10 Desember 2025, PVMBG menetapkan kenaikan status Gunung Talang dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada).

Masyarakat, pendaki, dan wisatawan tidak diperbolehkan mendekati atau bermalam di area kawah, baik Kawah Selatan maupun Kawah Utama, dalam radius 2 Km.

Warga diminta mewaspadai potensi longsor, terutama di kawasan Kawah Selatan yang memiliki tingkat kerentanan lebih tinggi.(**)

Komentar0

Type above and press Enter to search.