Kebakaran Gedung Terra Drone Kemayoran: 22 Meninggal, 54 Selamat.(dok, ig pmijaktim)
GoSumatera.com - Peristiwa kebakaran terjadi di gedung perkantoran Terra Drone di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa, (9/12/2025), sekira pukul 12.30 WIB.
Dalam peristiwa itu 22 orang tewas. Sementara itu, jumlah korban selamat dalam insiden ini sebanyak 54 orang.
Adapun korban selamat langsung ditangani oleh Dinas Kesehatan DKI dan Palang Merah Indonesia (PMI). Penanganan dilakukan di Gedung PKS yang merupakan lokasi terdekat dari tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kebakaran itu terjadi pada sekitar 12.30 WIB. Diduga, penyebab kebakaran itu terjadi akibat keberadaan baterai terbakar di lantai 1 gedung tersebut.
"Memang ada baterai di lantai 1, itu yang terbakar," katanya di tempat kejadian perkara (TKP), Selasa sore kepada wartawan.
Menurutnya, baterai yang terbakar itu sempat dipadamkan oleh karyawan. Namun, api itu dilaporkan menyebar karena lantai 1 gedung itu merupakan gudang baterai.
"Karena di lantai 1 ini adalah salah satu tempat gudangnya," sambungnya.
Susatyo menjelaskan, ketika itu sejumlah karyawan sedang beristirahat makan ke luar gedung. Namun, sebagian lainnya berada di lantai atas gedung untuk beristirahat.
Api yang membakar lantai 1 gedung berlantai 6 itu membuat sejumlah karyawan yang berada di atas terjebak.
Berdasarkan data di lapangan, total ada 22 orang yang terjebak di gedung tersebut, tambahnya.
Salah seorang saksi mata, Bagus (30 tahun), mengatakan kebakaran itu terjadi sejak Selasa sekitar pukul 12.00 WIB. Ketika itu, api terlihat sudah besar dan membakar gedung yang berada di pinggir jalan itu.
"Keliatan udah gede, jam 12 lebih," ucapnya di lokasi kejadian.
Menurut Bagus, api telah membakar bagian lantai 1, 2, dan 3. Sementara sejumlah korban sempat terjebak dari lantai atas gedung. Ia menyebutkan, ada lebih dari 10 orang yang terjebak ketika itu.
"Ada yang kejebak. Mereka merangkai tangga, turun dari gedung sampingnya. Mandiri turun. Terus ada bantuan dari damkar," imbuhnya.
Identitas 22 orang korban meninggal tersebut terdiri dari tujuh orang laki-laki dan 15 orang perempuan. Berikut nama-namanya:
Laki-laki (7 orang):
- Aril
- Apri
- Yoga
- Cendy
- Reyhan
- Mirza
- Saiful
Perempuan (15 orang):
-:Ninda
- Pariyem
- Novia
- Nisa
- Jazel
- Risda
- Asyifa
- Della
- Siti
- Amelia
- Vina
- Candra
- Tasya
- Cynthia
- Rosdiana
Komentar0