TUCoGUAlTSz7GSroTUrlBSAlGA==

Cuaca Ekstrem Mengintai, PDAM Tirta Saiyo Pasaman Bersiap Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Cuaca Ekstrem Mengintai, PDAM Tirta Saiyo Pasaman Bersiap Hadapi Bencana Hidrometeorologi.(dok, AS/gosumatera.com)

GoSumatera.com - Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berada dalam pengaruh penguatan Monsun Asia, yang menyebabkan dominasi angin baratan membawa massa udara lembap dari Samudra Hindia. 

Kondisi ini, diperparah oleh beberapa faktor atmosfer lain, meningkatkan potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, banjir, tanah longsor, dan angin kencang di wilayah tersebut. 

Sebanyak 14 kabupaten/kota, diprediksi, terpapar peningkatan bencana Hidrometeorologi, Sumatera Barat saat ini berduka. Sejumlah bencana alam, terjadi di wilayahnya. 

Kabupaten Pasaman, kendati diluar estimasi wilayah paparan, namun cuaca buruk dengan curah hujan tinggi, menimbulkan sejumlah kerusakan infrastruktur, akibat bencana alam.

Menyikapi cuaca buruk yang terjadi di kabupaten Pasaman belakangan ini, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Saiyo Pasaman, melakukan berbagai upaya antisipasi. 

"Seluruh jajaran PDAM Tirta Saiyo, kita instruksikan untuk siaga, menghadapi cuaca ekstrem, khususnya terkait jaringan dan pasokan air keseluruhan konsumen, sebut Dedi Eka Putra SE.

Dikonfirmasi via WhatsApp, Dedi yang sedang dilapangan melakukan monitoring kewilayah Kecamatan Bonjol menjelaskan, sejauh ini, seluruh jaringan aman. 

"Kendati, curah hujan tinggi, Alhamdulillah, seluruh jaringan dan 21 sumber air, aman dan berfungsi dengan baik, sebutnya.

Perintah siaga menyeluruh di jajaran PDAM, dituangkan secara resmi oleh Dirut dalam bentuk surat edaran.

"Penekanannya, adalah kepuasan pelanggan dengan memastikan air, terdistribusi, dengan baik, ungkap Dedi.

Terkait cuaca ekstrem yang terjadi, saya perintahkan, seluruh karyawan meningkatkan kewaspadaan, mempercepat respon, dan selalu bersiap menghadapi  segala kemungkinan, ungkap Dirut PDAM Tirta Saiyo. (Ade)

Komentar0

Type above and press Enter to search.