BUKITTINGGI, GoSumatera - Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bukittinggi menggelar aksi longmarch, Selasa 17 Juni 2025.
Kedatangan puluhan mahasiswa ini menuntut Polresta Bukittinggi agar segera menuntaskan penyelidikan terhadap dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diduga ilegal, pasca terjadinya kebakaran di sebuah gudang yang berada di Bonjo Baru, Kelurahan Tarok, Dipo, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, pada 18 Mei 2025 llalu.
Aksi damai tersebut dimulai dari Lapangan Kantin sekitar pukul 15.30 WIB. Massa bergerak dengan long march menuju Kantor Polresta Bukittinggi sambil membawa spanduk tulisan kritik serta berorasi .
Aneka tulisan di spanduk yang dibawa oleh HMI ini antara lain: “BBM (Buncit-buncit Mafia) #Desak Polresta_Bkt [Yakuza]” serta “Usut Tuntas Mafia BBM Ilegal”.
Para mahasiswa dari HMI menyoroti lambannya informasi resmi dari kepolisian setelah insiden kebakaran pada Minggu 18 Mei 2025, yang hingga kini belum diungkap oleh Polresta Bukittinggi.
Ketua Umum HMI Bukittinggi, Ahmad Zaki, dalam orasinya menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa terhadap pelanggaran hukum yang merugikan masyarakat luas.
“Kami mendesak Kapolresta Bukittinggi untuk mengusut tuntas BBM ilegal,” ujar Zaki tegas, didampingi Sekretaris Umum Firman Sabri.
Setibanya di kantor polisi, para demonstran sempat menggelar orasi di depan gerbang sebelum beraudiensi di aula Mapolresta Bukittinggi.
Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Yessi Kurniati menuturkan sangat mengapresiasi dengan kepedulian mahasiswa HMI terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di Kota Bukittinggi.
Yessi juga menyebutkan, kami dari pihak Kepolisian masih terus menyelidiki persoalan ini, mohon bersabar, apapun yang kami temukan di lapangan akan kami sampaikan, ucapnya.
Kapolresta juga menyebutkan jika ada laporan, ataupun isu yang menyebutkan ada keterlibatan oknum anggota kepolisian, silahkan berikan datanya kepada saya, saya segera akan memproses segala bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh anggota saya, untuk menjaga marwah polisi sebagai pelindung masyarakat, pungkasnya.(**)
Komentar0