TUCoGUAlTSz7GSroTUrlBSAlGA==

Komisi I DPRD Padang Panjang Tinjau Pembangunan Jembatan Tanjung dan Lubuk Mata Kucing




Padang Panjang, GoSumatera.com – Dalam upaya menjalankan fungsi pengawasannya, Komisi I DPRD Kota Padang Panjang menggelar kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi pembangunan pada Senin (14/10). 

Kunjungan ini dipimpin oleh Ketua Komisi I, Hendra Saputra, SH., didampingi Wakil Ketua Zulkifri, SE., serta anggota komisi lainnya, yakni Robi Zamora, ST., Yudha Prasetia, dan Ir. H. Amrizal.

Salah satu agenda utama dari kunjungan ini adalah meninjau perkembangan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang hingga kini belum mencapai kesepakatan dengan DPRD. Isu-isu terkait RTRW akan menjadi salah satu poin penting dalam pembahasan anggaran tahun 2025 mendatang.

“Dalam pertemuan kali ini, kami juga membahas sejumlah isu strategis, termasuk muatan substansi Jalan Tol Pekanbaru-Padang, kawasan hutan lindung dan cagar alam, serta Ruang Terbuka Hijau. Selain itu, kami juga membahas mitigasi bencana, KP2B/LP2B (Kawasan dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan), serta penetapan tapal batas wilayah yang merujuk pada peta dari Badan Informasi Geospasial (BIG),” jelas Hendra.

Komisi I DPRD juga menyoroti perizinan pertambangan di kawasan Bukit Tui, terutama terkait penggalian batu, yang dinilai membutuhkan sosialisasi lebih lanjut kepada masyarakat.

"Saat ini seluruh Perizinan yang ada di dalam tataruang provinsi Sumatera Barat termasuk Padang Panjang, untuk ijin penambangan batu kapur akan kami dorong perijinnya nanti agar di keluarkan oleh pemerinta provinsi yang akan nantinya diterapkan oleh RTRW. Dan selama mandapatkan ijin dari pemerintah Provinsi maka masyarakat diperbolehkan untuk menambang." ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Komisi I langsung melakukan peninjauan lapangan untuk melihat kondisi terkini pembangunan jalan di kawasan Tanjung dan Lubuk Mata Kucing. Kunjungan ini didampingi oleh Kepala BPBD Kesbangpol, I Putu Venda, S.STP, M.Si., Kepala Dinas PUPR, Widya Kusuma, ST., serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

"Pelaksanakan kerja sudah melewati angka 35 persen, sedangkan dana pemeritah yang sudah di cairkan BNPB baru 30 persen. Untuk jembatan tanjung sangat bagus pergerajaannnya karna sudah melebihi bobot yang ditentukan di dua proyek tersebut," 

Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan kualitas pembangunan infrastruktur di dua lokasi tersebut guna mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi setempat tutup Hendra. (P)

Komentar0

Type above and press Enter to search.