TUCoGUAlTSz7GSroTUrlBSAlGA==

Perang Iran vs AS-Israel Hari ke-17: Rudal Sejjil Iran Hantam Tel Aviv

Perang Iran vs AS-Israel Hari ke-17: Rudal Sejjil Iran Hantam Tel Aviv.(dok, net)

GoSumatera.com - Memasuki hari ke-17 perang Iran vs AS-Israel hari ini, Senin, 16 Maret 2026 ditandai dengan serangan baru yang diluncurkan Israel ke Teheran. Meski terus diserang, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan jika negaranya tidak akan menyerah.

Serangan Israel juga dilaporkan merusak fasilitas kemanusiaan di Iran. Hingga kini, korban di Iran dilaporkan mencapai sekitar 1.444 orang tewas dan lebih dari 18.500 luka-luka.

Konflik juga meluas ke kawasan lain di Timur Tengah. Serangan drone dan rudal memicu insiden di negara-negara Teluk, termasuk kebakaran dekat Bandara Dubai yang sempat menghentikan penerbangan.

Presiden AS Donald Trump mengklaim AS menyerang pabrik drone Iran dan menuduh Teheran menyebarkan disinformasi menggunakan AI.

Rangkuman Perang Hari ke-17

Berikut rangkuman perang Iran melawan Israel dan AS hari ini dikutip dari Al Jazeera:

1. Israel meluncurkan serangan baru ke Tehran

Serangan udara terbaru menandai eskalasi konflik pada hari ke-17 perang antara Israel yang didukung AS dan Iran. Organisasi bantuan kemanusiaan Iran melaporkan sebuah klinik dan pos bantuan mereka mengalami kerusakan akibat serangan Israel tersebut.

2. Iran menegaskan tidak meminta gencatan senjata

Menanggapi ucapan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menyebut Iran mendambakan gencatan senjata, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menyatakan dengan tegas jika negaranya tidak pernah meminta hal itu maupun negosiasi apapun. Iran akan terus mempertahankan diri selama diperlukan.

3. Iran menyatakan sebagian besar persenjataan masih utuh

Juru bicara Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengatakan sebagian besar gudang senjata Iran masih aman, dan rudal yang digunakan saat ini adalah model lama.

4. Korban di Iran terus bertambah

Hingga laporan terakhir, jumlah korban mencapai sekitar 1.444 orang tewas dan lebih dari 18.500 orang terluka akibat konflik yang pecah sejak 28 Februari 2026.

5. Serangan drone di UEA dan negara Teluk lainnya

Sebuah drone memicu kebakaran di dekat Bandara Dubai, UAE sehingga penerbangan sempat dihentikan sementara sebelum kembali berjalan secara terbatas.

Kebakaran terjadi di kawasan industri Fujairah akibat serangan drone, sedangkan sebuah rudal di Abu Dhabi menghantam mobil dan menewaskan seorang warga Palestina.

Tak hanya di UEA, negara Teluk lain seperti Arab Saudi melaporkan telah mencegat 37 drone, sedangkan Bahrain, Kuwait, dan Qatar juga melaporkan pencegatan serupa.

6. AS mengklaim menyerang fasilitas drone Iran dan tuding pembuatan konten palsu

Presiden Donald Trump mengatakan militer AS menargetkan pabrik drone Iran dan menyebut kemampuan militer Iran telah sangat melemah. Ia juga menuduh Iran memproduksi konten palsu berbasis kecerdasan buatan untuk membesar-besarkan keberhasilan militernya.

7. Rudal Iran memicu sirene di Israel

Sistem peringatan serangan udara di Israel berbunyi setelah peluncuran rudal dari Iran, namun proyektil tersebut jatuh di area terbuka tanpa korban.

8. Serangan udara menghantam kelompok milisi di Irak

Markas Popular Mobilisation Forces (PMF) di Jurf al-Sakhar diserang dari udara dan menyebabkan tiga orang terluka. Sistem pertahanan udara Irak juga merespons drone di sekitar Kedutaan Besar AS di Baghdad dan pangkalan udara Balad.

9. Israel meningkatkan operasi militer di Lebanon selatan

Israel melancarkan serangan baru dan operasi darat terbatas terhadap Hizbullah. Jumlah korban tewas di Lebanon dilaporkan mencapai sekitar 850 orang, termasuk lebih dari 100 anak-anak.

10. Patroli pasukan penjaga perdamaian PBB ditembaki

Tiga patroli United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dilaporkan ditembaki oleh kelompok bersenjata non-negara pada hari Minggu (15/3/2026). Meski sempat terjadi baku tembak, namun tidak ada korban yang dilaporkan terluka.

Apa itu Rudal Sejjil:

Rudal Sejjil adalah rudal balistik jarak menengah (MRBM) dua tahap berbahan bakar padat yang dikembangkan secara mandiri oleh Iran. Rudal ini dirancang untuk kecepatan tinggi dan jangkauan sekitar 2.000 –2.500 km, dan mampu mencapai target di Timur Tengah, termasuk Israel, dengan waktu persiapan peluncuran yang sangat singkat karena menggunakan bahan bakar padat.

Fitur dan Keunggulan Utama:

- Bahan Bakar Padat: Sejjil unggul karena tidak memerlukan pengisian bahan bakar sebelum diluncurkan, membuatnya lebih cepat, lincah, dan sulit dideteksi oleh radar musuh sebelum terbang.

- Jangkauan & Kecepatan: Dengan jangkauan 
 2.000 km lebih, rudal ini dianggap sebagai salah satu senjata strategis tercepat Iran, yang diperkirakan mampu mencapai target dalam waktu singkat.

- Daya Ledak: Memiliki berat peluncuran sekitar 23 ton dengan kapasitas hulu ledak konvensional sekitar 500 – 1.000  kg.

- Dimensi: Panjangnya sekitar 18 meter dengan diameter 1,25 meter.

Rudal Sejjil sering kali dianggap sebagai pengganti yang lebih modern untuk seri rudal berbahan bakar cair seperti Shahab, dan merupakan bagian penting dari arsenal pertahanan Iran. (**)

Komentar0

Type above and press Enter to search.