(dok, fb)
ARTIKEL, GoSumatera -- Pakar komunikasi Dr. Albert Mehrabian pernah mengatakan: “Bahasa tubuh sering lebih jujur dibanding kata-kata.”
Artinya, kalau seseorang berbohong, biasanya tubuh dan ucapannya nggak bisa kompak. Nah, kamu bisa mengenali tanda-tandanya tanpa harus bertanya langsung.
Seperti diansir gosumatera dari berbagai sumber.
Berikut 7 hal yang perlu kamu perhatikan:
1. Kontak mata berlebihan atau malah menghindar
Orang yang bohong kadang terlalu banyak menatap mata untuk meyakinkan, atau justru menghindar karena gugup.
2. Cerita terlalu detail tapi nggak penting
Biasanya mereka menambah detail kecil agar terdengar meyakinkan, padahal nggak relevan.
3. Sering mengulang pertanyaan
Misalnya kamu tanya: “Kamu di mana semalam?” lalu dia jawab: “Aku di mana semalam?” → tanda otaknya lagi nyari waktu buat bikin jawaban.
4. Perubahan nada suara
Saat berbohong, nada suara bisa naik turun tiba-tiba, lebih tinggi atau lebih rendah dari biasanya.
5. Gerakan tubuh kaku atau berlebihan
Ada yang mendadak kaku, ada juga yang malah terlalu banyak gerak tangan. Intinya, gerakan nggak alami.
6. Sering menyentuh wajah atau leher
Ini tanda klasik kebohongan. Menyentuh hidung, menutupi mulut, atau mengusap leher biasanya refleks saat orang gugup.
7. Jawaban tidak konsisten
Coba perhatikan, kalau ceritanya berubah-ubah saat diceritakan ulang, kemungkinan besar ada kebohongan di dalamnya.
Kesimpulan
Kebohongan itu ibarat bayangan, cepat atau lambat pasti kelihatan. Dengan sedikit kepekaan, kamu bisa membaca tanda-tandanya tanpa harus menuduh langsung.(**)
Komentar0