BUKITTINGGI, GoSumatera - Pemerintah Pusat Alokasikan Anggaran Rp42 Miliar untuk Pengembangan SPAM di Kota Bukittinggi. Usulan Pemerintah Kota Bukittinggi terkait pembangunan dan optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) akhirnya membuahkan hasil.
Setelah sebelumnya Wali Kota Bukittinggi mengajukan 7 proposal pembangunan infrastruktur kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 3 Mei 2025 lalu, salah satu proposal strategis yang diajukan yaitu pembangunan SPAM kini mulai mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat.
Pada 10 Juli 2025, Pemerintah Kota Bukittinggi melalui koordinasi dengan Direktorat Air Minum, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR, memperoleh kepastian bahwa anggaran sebesar Rp42 miliar telah dialokasikan untuk tahun 2026.
Anggaran ini akan digunakan untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tabek Gadang dengan kapasitas 20 liter per detik, serta optimalisasi jaringan perpipaan dari reservoir Bengkaweh menuju Kota Bukittinggi.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bukittinggi untuk meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih yang layak dan berkelanjutan.
Pemerintah Kota mengapresiasi dukungan Kementerian PUPR dan berharap agar program ini dapat berjalan sesuai rencana guna memperkuat infrastruktur air minum bagi warga Bukittinggi.(**)
Komentar0