TUCoGUAlTSz7GSroTUrlBSAlGA==

Gelar Rakor, KONI Bukittinggi Bahas Persiapan Musorkot

(Doc, Riyo)

Bukittinggi, GoSumatera.com - Sebelum pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) 2024, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bukittinggi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Bantola Meeting Room, Hotel Mersi Bukittinggi, Kamis 5 Desember 2024.

Rakor yang diikuti oleh perwakilan dari 46 Cabang Olahraga (Cabor) binaan KONI Bukittinggi, dibuka oleh Wali Kota Bukittinggi yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bukittinggi Nenta Oktavia. 

Ketua Panitia Pelaksana Rakor Dolly Ivonne mengatakan, agenda Rakor yang dilaksanakan KONI Bukittinggi ini untuk mematangkan persiapan dalam mensukseskan pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Bukittinggi yang akan dilaksanakan pada 19 Desember 2024 mendatang.

Musorkot yang akan dilaksanakan itu bertujuan untuk memilih Ketua Umum dan kepengurusan baru KONI Bukittinggi periode 2025 - 2029. Hal ini sejalan dengan berakhirnya kepengurusan KONI Kota Bukittinggi periode 2020-2024 pada Desember ini, ungkapnya.

Melalui kegiatan rakor ini, menurut  Dolly, diharapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan mekanisme pelaksanaan Musorkot dapat dibahas bersama, termasuk teknis penjaringan bakal calon ketua dan persyaratan Bakal Calon Ketua Umum, terangnya.

"Sebelum Musorkot KONI digelar nanti, penting dilaksanakan Rakor bersama 46 cabor yang bernaung di bawah KONI Bukittingi. Dalam rakor ini, masing - masing cabor diwakili oleh dua orang perwakilan," sambungnya.

Dolly Ivonne juga menuturkan, sebelum pelaksanaan Rakor ini, kami dari KONI juga telah membentuk, dan menyiapkan Tim Penjaringan dan Penyaringan untuk mengurus proses pendaftaran dan verifikasi calon ketua KONI Bukittinggi, tuturnya.  

Ketua Umum KONI Bukittinggi Dhipa Arkendi dalam kesempatan itu juga meminta kepada cabor yang sudah habis masa berlaku SK kepengurusannya untuk segera menghidupkan kembali SK kepengurusan Cabor tersebut.

Begitu juga bagi Cabor yang belum menyerahkan SK Kepengurusan terbaru, diharapkan untuk segera menyerahkan ke KONI. Hal ini bertujuan agar perwakilan dari Cabor yang bersangkutan tidak kehilangan hak suara dalam Musorkot.

"Saat ini ada 46 cabor yang berada di bawah naungan KONI Bukittinggi. Kita berharap semua cabor yang ada bisa memberikan hak suara dalam pelaksanaan Musorkot KONI," ungkap Dhipa.

Kepala Dispora Bukittinggi Nenta Octavia juga berharap Rakor KONI Bukittinggi bisa menghasilkan kesepakatan yang terbaik untuk pelaksanaan Musorkot.

Dikatakan juga oleh Nenta, dengan dilaksanakannya Rakor ini pengurus KONI dan Pengurus Cabor dapat menyatukan persepsi untuk mensukseskan pelaksanaan Musorkot. Sehingga dalam pelaksanaannya nanti bisa berjalan dengan lancar dan kondusif, serta sesuai dengan harapan semua insan olahraga, tukuknya.

"Harapan kami dengan adanya kepengurusan yang baru nanti, tentunya KONI Bukittinggi dapat mengukir prestasi lebih yang lebih baik lagi dari waktu sebelumnya. Kita juga berharap atlet - atlet binaan KONI juga dapat lebih diperhatikan pembinaannya," ulas Nenta.

Nenta juga menyebutkan, pemerintah daerah akan selalu mensupport KONI Bukittinggi demi kemajuan prestasi olahraga di Bukittinggi di masa yang akan datang. Untuk itu, sinergi dan kolaborasi antara KONI Bukittinggi dan pemerintah daerah sangat diharapkan untuk kemajuan olahraga prestasi ini, sebutnya.

"Kami berharap kondisi devisit anggaran yang terjadi di 2025 mendatang, tidak berdampak menghilangkan semangat pengurus KONI Bukittinggi untuk terus membina para atlet atlet serta melaksanakan kegiatan keolahragaan di Bukittinggi," tutupnya.(Riyo)

Komentar0

Type above and press Enter to search.